Gunungsugih – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah kembali melakukan penyegaran struktur birokrasi. Sebanyak 65 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Ardito Wijaya dalam sebuah upacara yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Selasa (1/7/2025) siang hari.

Dalam pidatonya, Bupati Ardito menekankan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi pembenahan organisasi pemerintahan, sekaligus mendorong kinerja aparatur sipil negara (ASN) agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Mutasi ini bukan hanya soal posisi, tetapi tentang kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah. Para pejabat yang baru dilantik harus langsung bekerja, membuktikan kapasitasnya, dan mampu menjawab tantangan birokrasi modern,” ujar Ardito.

Ia menambahkan bahwa proses pengisian jabatan dilakukan berdasarkan penilaian kinerja serta kebutuhan konkret di tiap organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini juga diklaim sesuai dengan peraturan dan pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Upacara pelantikan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Lampung Tengah, jajaran kepala OPD, serta keluarga para pejabat. Suasana haru dan semangat tampak menyelimuti prosesi yang berlangsung khidmat itu.

Dalam sambutannya, Bupati Ardito juga menyampaikan pesan penting menjelang tahun politik. Ia meminta seluruh pejabat untuk menjaga netralitas, menjauhi praktik-praktik yang menyimpang, dan menjadikan jabatan sebagai ruang pengabdian, bukan ladang kekuasaan.

“Jangan pernah menyalahgunakan posisi. Integritas dan loyalitas adalah pondasi utama. Setiap tindakan kita hari ini akan dinilai oleh masyarakat dan menjadi catatan sejarah pemerintahan daerah,” tegasnya.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap ada peningkatan kualitas pelayanan publik serta sinergi antarlembaga dalam menjawab berbagai isu strategis pembangunan daerah.