Puskada Apresiasi Kapolres Lampung Tengah Berhasil Jaga Aksi Warga Berlangsung Damai
Gunungsugih – Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan Daerah (Puskada) Lampung Tengah, Rosim Nyerupa, S.I.P memberikan apresiasi kepada Kapolres Lampung Tengah, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H dan jajaran atas keberhasilannya mengawal mediasi antara warga dan PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) secara aman, tertib, dan berakhir damai.
Menurut Rosim, pendekatan humanis dan persuasif yang diterapkan Kapolres dengan soft approach security, dimana penegakan hukum ditempatkan sebagai ultimum remedium, sarana terakhir. Sementara dialog, empati, dan komunikasi menjadi instrumen utama meredam potensi konflik.
“Langkah Kapolres Lampung Tengah ini menggambarkan pola pengamanan modern yang menyentuh hati masyarakat. Aparat hadir bukan dengan wajah represif, tetapi sebagai fasilitator komunikasi, sehingga masyarakat merasa dihargai. Dampaknya sangat positif, tidak terjadi aksi anarkis, mediasi berjalan lancar, dan warga pulang dengan tertib,” ungkap Rosim.
Ia menilai pendekatan Kapolres Lampung Tengah berkontribusi besar menciptakan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Rosim berharap pola seperti ini bisa menjadi best practice dalam penanganan konflik agraria di daerah lain.
Menurutnya, pendekatan humanis tersebut turut memperkuat legitimasi sosial Polri di mata publik. Aparat turun ke lapangan bukan untuk menekan, tetapi merangkul, membangun ruang dialog yang bermartabat, dan menciptakan rasa aman secara psikologis maupun sosial.
Seperti diketahui, Forkopimda Lampung Tengah bersama jajaran Polres, TNI, Brimob, Satpol PP, dan unsur pemerintah daerah turun langsung mengawal proses mediasi di lahan PT BSA, Kecamatan Anak Tuha, pada Rabu (20/8/2025).
Ratusan warga dari Kampung Bumi Aji, Negara Aji Baru, dan Negara Aji Tua yang sebelumnya melakukan aksi pendudukan, akhirnya menerima jalannya mediasi dan kembali ke kediaman mereka masing-masing secara tertib.




Tinggalkan Balasan