Para Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung bersama Forkopimda lainnya seperti Danbrigif, Danlanud, Danlanal, hingga Ketua DPRD Provinsi Lampung, tampak larut dalam nyanyian dan tawa. Kebersamaan itu memperlihatkan soliditas dan sinergi TNI-Polri serta unsur pemerintahan di Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Bandar Lampung – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Mapolda Lampung, Selasa (2/7/2025). Momen ini menjadi istimewa ketika Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika memetik gitar, membawakan sejumlah lagu yang langsung menyatukan suasana jajaran Forkopimda dengan semangat persaudaraan.

Lagu-lagu populer seperti Kamu Gak Sendirian dari Tipe-X hingga Bento karya Iwan Fals terdengar mengalun di tangan Kapolda. Kehangatan makin terasa ketika Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah ikut menyumbangkan suara, menyanyikan lagu-lagu semangat kebersamaan diiringi gitar Kapolda.

Polri untuk Masyarakat: Makna Peringatan Hari Bhayangkara ke-79

Dalam sambutannya, Irjen Pol Helmy Santika menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-79 mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang berarti seluruh sumber daya, operasi, dan program Polri harus berorientasi pada pelayanan publik yang profesional dan humanis.

“Segala daya upaya Polri ditujukan demi keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat. Bila masyarakat merasa aman, maka stabilitas dan pertumbuhan ekonomi pun dapat terwujud,” ujar Helmy.

Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh anggota Polri di Lampung untuk menjadikan momen Hari Bhayangkara sebagai refleksi dan momentum perbaikan.

Kegiatan Sosial Bhayangkara: Wujud Nyata Kedekatan Polri dan Rakyat

Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Lampung juga diisi dengan kegiatan sosial kemasyarakatan, antara lain:

  • Bakti kesehatan dan pengobatan gratis
  • Olahraga bersama antara anggota Polri dan masyarakat
  • Baksos (bakti sosial) di berbagai wilayah Polda Lampung

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari transformasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolda: Polri Terus Berbenah dan Terbuka terhadap Kritik

Kapolda Lampung juga secara terbuka menyampaikan bahwa Polri belum sepenuhnya sempurna dalam memberikan pelayanan. Ia meminta maaf atas segala kekurangan yang masih dirasakan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki diri.

“Kami sadar, pelayanan belum sempurna. Kami mohon maaf dan akan terus berbenah untuk membangun kepercayaan serta hubungan yang lebih baik dengan masyarakat Lampung,” tegasnya.

Doa dan Harapan: Polri Tetap Kuat dan Tulus dalam Pengabdian

Menutup acara, Irjen Pol Helmy Santika mengajak seluruh jajaran untuk menjaga nilai-nilai kejujuran, integritas, dan keadilan dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Mohon doanya, semoga Polri tetap kuat dalam iman, tulus dalam pengabdian, dan istiqomah dalam menegakkan keadilan,” pungkasnya.