Lampung Timur – Kawanan gajah liar kembali memasuki area pertanian dan perkebunan milik warga Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa malam (1/7/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Warga setempat berupaya mengusir hewan besar tersebut menggunakan petasan agar kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Namun hingga Rabu siang (2/7/2025), tujuh ekor gajah liar itu justru bergerak ke desa tetangga, yakni Desa Braja Sakti. Seorang warga menduga pergerakan gajah yang tak terkendali ini disebabkan kurangnya pengawasan dari pihak terkait.

“Gajah lolos kemungkinan karena kurang pengawasan petugas,” ujarnya.

Kejadian ini bukan yang pertama. Pada Mei lalu, kawanan gajah yang sama dilaporkan telah merusak tanaman warga seperti pepaya, jagung, singkong, bahkan merobohkan gubuk tempat petani berteduh di area ladang.

Sejak awal tahun 2025, warga mengaku telah beberapa kali melihat gajah-gajah tersebut berusaha masuk ke kawasan permukiman dan lahan pertanian. Petugas TNWK, Sukatmoko, pada Selasa malam (14/1/2025) juga sempat menyampaikan bahwa pihaknya telah berupaya menghalau kawanan Elephas maximus sumatrensis tersebut agar kembali ke dalam kawasan konservasi.

Meski demikian, upaya pengusiran belum sepenuhnya berhasil. Gajah-gajah liar masih berkeliaran di sekitar pinggiran TNWK dan kerap memasuki lahan warga pada malam hari. Petugas dan masyarakat terus diminta waspada serta menjaga keselamatan selama upaya penggiringan berlangsung.