Kotabumi – 17 Agustus 1945 merupakan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Jika di hitung pada tahun 2025 kemerdekaan itu sudah berusia 80 tahun, tetapi semakin matang dalam hitungan usianya, tidak semakin baik perkembangan jalanan yang ada di lintas sumatera Provinsi Lampung.

Dalam sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal kita optimis dalam menyambut Indonesia Emas, Indonesia Maju.

Dalam beberapa aspek masyarakat Lampung cukup puas dengan kinerja pemerintahan Mirza-Jihan dalam waktu yang cukup singkat ini.

Diantaranya dalam mengawal kebijakan pemerintah pusat, seperti sekolah rakyat, makan bergizi gratis (MBG), koperasi desa merah putih, pelayanan pendidikan gratis, serta pelayanan kesehatan yang semakin optimal.

Namun Gubernur Mirza seperti tidak memiliki dinas yang menangani persoalan jalan, setiap harinya selalu menjadi keluhan masyarakat karena semakin banyak titik jalan berlubang dan bergelombang akibat muatan berat batubara.

Respon cepat gubernur dalam menanggapi keluhan masyarakat soal kondisi jalan yang semakin buruk, tidak ada reaksi nyata Dinas Perhubungan yang di pimpin oleh Kepala Dinas Bambang Sumbogo, justru sibuk membuat statmen bahwa seringnya terjadi kecelakan karena rambu dan lampu jalanan yang kurang, karena anggaran tidak memadai, lalu dari sekian tahun ia menjabat, baru saja beberapa waktu yang lalu dia meminta agar ada timbangan kendaraan.

Entah apa yang membuat dinas perhubungan tidak bisa bekerja secara optimal dalam mendukung gubernur menuntaskan keluhan masyarakat ini.

Masyarakat kadang terkecoh hanya gubernur tempat mengeluh kesah, dan gubernur yang di salahkan.

Momentum ini sangat diharapkan agar gubernur segera bertindak, mengevaluasi kinerja dinas perhubungan dan Kepala Dinas Perhubungan, agar keluhan masyarakat benar-benar bisa ditanggapi dengan kerja yang konkret.